Varietas Padi di Indonesia


Varietas Padi Hibrida : Adirasa-1, Adirasa-64, Bernas Prima, Bernas Super, Brang Biji, Btg Samo (Hib. KL 77), Btg. Kampar (Hib. KL 76), Hibrindo R-1, Hibrindo R-2, HIPA 5 CEVA, HIPA 6 JETE, HIPA-3, HIPA-4, Intani-1, Intani-2, Long Ping (pusaka I), Long Ping (pusaka II), Manis-4, Manis-5, MAPAN-P.02, MAPAN-P.05, Maro (Hib.), MIKI-1, MIKI-2, MIKI-3, PP-1, PP-2 (Hibrid), Rokan, Segara Anak, SEMBADA B3, SEMBADA B5, SEMBADA B8, SEMBADA B9, SL 11 SHS, SL 8 SHS.

Varietas Padi Unggul : Adil, Aek Sibundong, Air Tenggulang, Alabio, Angke, Arias, Arimbi, Asahan, Atomita-1, Atomita-2, Atomita-3, Atomita-4, Ayung, Bahbolon, Bahbutong, Banyuasin, Barito, Barumun, Batang Anai, Batang Hari, Bathara, Batur, Batutugi, Bengawan, BESTARI, Bngwn Solo, Bogowonto, Bondoyudo, Brantas, Btg Agam, Btg Gadis, Btg Lembang, Btg Ombilin, Btg Pane, Btg Piaman, Btg Sumani, C-22, C4-63, Cahaya, Celebes-1, Cenranae, Ciapus, Ciasem, Cibodas, Cibogo, Cigeulis, Ciherang, Cikapundung, Cilamaya Mcl, Ciliwung, Cilosari, Cimandiri, Cimanuk, Cimelati, Cipunegara, Cirata, Cisadane, Cisanggarung, Cisantana, Cisokan, Citanduy, Citarum, Ciujung, Conde, Danau Atas, Danau Bawah, Danau Gaung, Danau Tempe, Dara, Dendang, Dewi Ratih, Dewi Tara, Diah Suci, Digul, Dodokan, Fajar, Fatmawati, Gata, Gati, Gemar, Gilirang, Gjh Mungkur, Gnjh Lampung, Indragiri, INPARA 1, INPARA 2, INPARA 3, INPARI 1, INPARI 2, INPARI 3, INPARI 4, INPARI 5 MERAWU, INPARI 6 JETE, Intan, IR-46, IR-48, IR-64, IR-65, IR-66, IR-68, IR-70, IR-72, IR-74, Jangkok, Jatiluhur, Jelita, Kahayan, Kalimas, Kalimutu, Kapuas, Kartuna, Kelara, Ketonggo, Konawe, Krueng Aceh, Lalan, Lambur, Lariang, Laut Tawar, Lematang, Limboto, Logawa, Luk Ulo, Lusi, Mahakam, Makmur, Maninjau, Margasari, Maros, Martapura, Mas, Mayang, Mekongga, Memberamo, Mendawak, Meraoke, MIRA-1, Musi, Nagara, PB-20, PB-26, PB-28, PB-30, PB-32, PB-34, PB-36, PB-38, PB-42, PB-5, PB-50, PB-52, PB-54, PB-56, PB-8, Pelita I-1, Pelita I-2, Pelopor, Pepe, Peta, Porong, Poso, Progo, Punggur, Ranau, Remaja, Sadang, Salak, Sarinah, Seililin, Semeru, Sentani, Seratus Mlm, Serayu, Setail, Siak Raya, SIAM MUTIARA, SIAM SABA, Siampat, Sigadis, Silugonggo, Singkarak, Singkil, Sintanur, Sintha, Situ Bagendit, Situ Patenggang, Situgintung, Sunggal, Tajum, Tapus, Tondano, Towuti, Tukad Balian, Tukad Petanu, Tukad Unda, Tuntang, Walanai, Way Apo B., Way Rarem, Way Seputih, Wera, Widas, Winongo, Woyla, Yuwono,

Varietas Padi Lokal : Anak Daro (lokal), Pandan Wangi (lokal), Rojolele (Lokal).

About these ads

45 Tanggapan

  1. Fantastis, ternyata banyak sekali varietas padi unggul dan hibrida yang tersebar di seluruh daerah Indonesia. Tentunya penggunaannya disesuaikan dengan karakteristik tanah, iklim, dan wilayah dari suatu daerah.

    • belakangan menurut dinas pertanian tanaman pangan jg muncul beberapa jenis varietas hibrida baru dan varietas padi unggul…setiap tahun sptnya selalu bertambah…

  2. Ass semua,
    Betul pak.Malah saat ini saya sudah punya bibit inpari 13 yang dilepas 2010.varietas baru inpari.genjah dan potensi tinggi.rencana saya tanam di MT 1 depan.
    Wass

    • Bung Efendy…

      terima kasih infonya bung…smoga varietas2 baru bs ikut berkontribusi menambah produksi utk masa2 ke depan….

      ^_^

    • ass pak

      untuk bibit inpari 13 dapatnya dimana?
      saya di wilayah solo nich
      terimakasih

      • WSS…SAYA PUNYA BENIH INPARI 13 40 KG, BERMINAT HUBUNGI SAYA 081585469959

        TERIMA KASIH
        SALAM ADE

    • ass pak Efendi,
      Gimana pak sudah ditanamkah Inpari 13 nya? Hasilnya bagaimana? Dengan kondisi hujan+angin tingkat kerebahan bagaimana? Mohon “laporan lengkap” pak ya :) Di Jombang belum ada Inpari13, bisa diperoleh dimana ya pak? Maturnuwun
      wass

  3. Daftar yang bermanfaat bung effendy, tapi saya tertarik dengan keunggulan varietas pepe yang saya dengar tahan akan hama wereng (coklat, putih, maupun hijau)…dan di daerah saya masih belum ada varietas tersebut…kalo boleh minta tolong dimana yah saya bisa mendapatkannya? kebetulan saya petani di daerah Subang – Jawa Barat…mohon infonya yah bung effendi…

  4. Ikut gab dengan statistik.

    Pak efendy ada disini juga to..
    Akut jadi ingat sewaktu varietas logawa ‘bocor’ke petani didaerahku waktu itu padi itu belum bernama…masih bernama ‘galur’ sebutan nama padi tersebut yang dikaitkan denagn nama jalan kerbau denagn tanah yang sangat dalam dan berlumpur.mungkin hubungannya cocok ditanam ditanah ‘jombor’ /sangat subur ,tetapi sudah 3 kecamatan menanamnya.
    ini ada inpari 13 yang sebentar lagi aku mau tanam …yang benihnya aku dapat dari pak efendy…….aku tanya petugas PPL malah tidak tau ada inp 13…..apakah dinamakan juga ‘bocor’ semoga seperti kisah logawa…saya tertariknya batangnya kokoh sesuai dengan daerahku yang dekat pantai.jangankan produksi yang tinggi…biarpun tekstur nasi pera (logawa) tetap ditanam karena tahan banting terhadap penyakit dan rebah.

    • untuk mendapatkan benih padi bisa menghubungi kami di 085726191308, subang jawa barat (pusat penelitian padi)

  5. waahh…informasinya dari bapak-bapak sangat menarik… terimakasih sudah pada mampir…jangan lupa untuk terus menginformasikan perkembangan varitas padi kita yang semakin banyak…

  6. terima kasih banyak untuk daftar nama varietas-varietas padi ini…

    tapi apa ada informasi mengenai ciri2 masing2 varietas, terutama membedakan GABAH benih nya ??? seandainya ada mohon informasinya

  7. Akhirnya panen juga inpari 13 nya dalam umur 95 hari organik, 6.5 t/ha GKP.dan kebetulan langsung habis setelah kering di borong sama pengepul daerah lain.alasannya untuk mengejar tanam palawija (kedelai dan kacang hijau)sekarang saya MT2 lebih luas lagi malah sampai 90% karena terbukti bagus.

    saya rasa bentuk gabah benih sama dengan di deskripsi masing masing varietas,cuma ada kejanggalan di varietas logawa antara lain gabah mudah rontok…pada kenyataan sulit sekali tapi sekarang ada solusinya dengan power threser.dan kedua potensi hasil seandainya dulu di coba di daerah saya (gombong) bukan di angka 7,3 t /ha GKP, tetapi bisa mencapai 10,78 t/ha GKP dilapangan adalah suatu kebanggan tersendiri bagi petani yang tentunya tanpa kawalan peneliti.makanya sampai sekarang walaupun pera (amilosa 26%) pada MT1 bisa dipastikan bertanam logawa.

    nah sisanya satu /dua petak menanam bernasi pulen,seperti ciherang,cigeulis dan sekarang mulai menjamur varietas inpari .

    Saran pada peneliti dalam hal ini BB padi sukamandi,sudah waktunya memurnikan lagi varietas logawa tersebut,seperti varietas 2 lain seperti memberamo menjadi inpari 6 jete, IR 64 menjadi inpari 1.

    Untuk kemajuan kesehatan disamping mengusahakan secara organik juga menanam padi merah varietas aek sibundong, yang sebelumnya menanam padi merah lokal.

  8. Saya infokan sedikit padi hibrida dari Biogene plantation varietas sembada B3 dengan hasil 11,2 t/ha GKP jajar legowo 4 : 1 organik dengan syarat 2 kali lipat pesnabnya artinya di pengendalian hama dan penyakit harus dan mutlak dilakukan 2 kali dosis……sebetulnya tetap tidak menambah biaya cuma menambah takaran /tanki semprot,beberapa penyakit pada padi hibrida dalam hal bersifat pencegahan jadi lebih dini dicegah sejak masih dipersemaian,contoh paling gampang untuk penggerek batang,sewaktu dibenih disemai sudah di semprot dari ekstrak air tembakau.

    Silakan jika ada yang bisa tambahkan seputar budidaya padi hibrida organik….prinsip saya padi hibrida tidak harus identik dengan kimia tho……walaupun selalu di label harus dengan kaidah kaidah PTT.tetapi kita juga harus jeli melihat asal benihnya dari mana,deskripsi varietas dan sudah ada demplotnya belum.dan satu hal lagi jika harga benih sudah tinggi berhenti tanam.

    • ekstrak air tembakau, Dosinya bagaimana Pak Mohon pencerahan……
      Maat Saya baru belajar bertani, dan ditempat Saya ngga ada kelompuk tagi.

  9. Dimana saya bisa mendapatkan bibit padi tahan hama & cuaca ? domisili saya di Delanggu Kab Klaten

  10. YTH.Statistik,Bp.Wahyu.Ibu Kartini

    Tembakau beli yang apkir saja jauhlebih murah caranya tiap 5 kg,siram dengan air mendidih sampai teremdam, biarkan 3 hari dan saring.0.5 lt/tank semprot 14 lt(jangan dicampur POC) karena POC bisa tidak efektif

    Benih tahan hama dan cuaca bisa melihat deskripsi padi bersangkutan dan melihat kecocokan di daerah ibu.Delanggu saya hampir yakin daerah’kantong ternak’ urine ternak adalah salah satu bahan yang bisa membuat tanaman tahan terhadap hama disamping POC,lebih lebih maaf memakai urine manusia.silakan tambahkan empon empon….wah sudah hama hanya mampir nga bakalan betah ditanaman

    salam petani organik

    suli

  11. Ibu Kartini

    Benih padi sekarang jauh lebih tahan contohnya BB padi melepas Inpari 13 yang tahan wereng biotipe 1.2.3……saya MT 2 saya tanam padi ini dan sedikit padi merah aek sibundong.
    Dari BATAN keluar padi varietas sidenuk yang bakal digadang gadang petani masa depan….sama seperti mutiara 1 (BATAN) kedelai super besar tandingan varietas grobogan balitkabi.

    Selamat sukses para peneliti deh…ayo ciptakan lagi benih benih yang makin tahan hama dan tentunya produktifitas tinggi serta genjah he he he

  12. dimana bisa mendapatkan benih inpari 13 di wilayah yogya – solo?
    mohon infonya. Trimaksih

  13. ass.mohon info penyalur bibit padi hibrida wilayah kaltim

  14. Sugeng Siang

    Ass….bagi teman teman yang membutuhkan benih inpari 13 dengan harga Rp.7000/kg silakan hubungi di nomor saya 085691662726 atau email sulipartono@gmail.com

    Benih tersebut berasal dari hasil panen MT2 /kemarau dengan hasil 7 ton GKP/ha…berasal dari sistem pertanian sehat (bukan padi organik) benih awal didapat dari benih FS

    stok akhir tinggal 300 kg

    Terima kasih

  15. Selamat siang statistik..

    Maaf benih inpari 13 sudah habis terjual.

  16. Padi INPARI 13 memang mempunyai performa yang baik, tapi ternyata dari segi bobot masih kalah dgn padi generasi lama ciherang .Ini dibuktikan oleh panen petani di Ngawi pada akhir bulan September 2011, banyak penebas padi yang salah estimasi dan merugi.

  17. waah, ramai juga obrolannya…silakan di-sharing di sini semua pengalaman yang berkaitan dengan perpadian di Indonesia.
    Mengingat musim kemarau sekarang lebih panjang, nampaknya perlu dikembangkan varietas padi yang tahan kekeringan nih… :)

  18. Berganti musim berganti juga yang sekarang saya tanam yaitu mencoba dengan inpari sidenuk …..yang direlease mei 2011 dari PATIR BATAN. banyak pilihan sebetulnya orang untuk mencari mana yang bisa adatif terhadap lingkungan daerah, kondisi geografis dan lidah masing masing individu.

  19. musim tanam padi (mt 1) pada th 2011 ini saya sudah menanam inpari 13 dengan pola SRI jarak 30 cm x 30 cm dengan 1 bibit per lubang anakan produktif bisa mencapai 50 tetapi yang saya sayangkan adalah mengalami rebah saat padi baru mulai merunduk padahal pupuk dengan kadar N sudah saya kurangi cukup banyak.

  20. Selamat sore statistik

    Pak suwarno, saya senang bapak menerapkan jarak lebar dan pupuk berimbang, namun rebah ya, apa mungkin ada pupuk komposnya sebagai pupuk dasar ? berapa ton ? kalau ya….artinya juga tanaman menjadi sangat responsif terhadap pupuk. kedua adanya hujan yang disertai angin kencang….lebih lebih saat pengisian bulir…tanaman dalam keadaan posisi yang berat.

    saran saya inpari 13 di tanam MT 2 atau kemarau ….kalau sudah ada pupuk kompos/ dasar minimal 2.5 t/ha urea cukup 140 kg/ha,TSP dan KCL masing masing 70 kg.

  21. bgmnkh saya bsa mndptkn benih padi aek sibundong? Thanx.

  22. bisa dpat benih padi Inpari Sidenuk dimanakah?

  23. Selamat malam Statistik

    Pak agus bisa kontak ke no.Ibu Ita 08121061073. PATIR BATAN. tersedia benih penjenis,kalau nga salah 30.000/kg

    kalau saya baru panen besok tanggal 25 feb, jajar legowo 2:1

  24. klo untuk kampar yang ada di provinsi riau, varietas yang sering digunakan apa ya pak/ibu??

    terimakasi sebelum’y…

  25. Tertarik dng varietas aek sibundong dimana bs dptkan bibitnya

  26. Padi hibrida sembada dimana ketersediannya ya…?

  27. Sembada B3 punya biogene, tergantung sales padinya ada nga di daerah bapak,bisa tanyakan ke PPL,kalau masih demplot/kg cuma 3.000,. dan biasanya bagus…tapi sesudahnya hati hati kalau sudah nga demplot 40 rb bisa lebih…dan tidak ada sejarahnya hibrida jaya karena rentan hama dan penyakit. sudahlah….yang biasa saja….

  28. Selamat siang statistik produksi..
    Sekedar informasi aja.. Untuk yang membutuhkan inpari sidenuk dan inpari 13 dalam jumlah besar. Dapat menghubungi nomer ini: 085759271271. Atas nama Adi di Sukamandi.

  29. Selamat malam statistik produksi.
    Sekedar info aja, saat ini saya menanam padi varietas unggul B3, bila ada yang berminat untuk menanam/membibit B3, bisa datang ke lokasi saya di daerah Ngawi JATIM, perkiraan panen pertengahan juni 2012 hubungi 081335446188

  30. impari 13 di tempat aq peka busuk leher batang, gimana di tempat anda ?

  31. Makasih Bung ! saya petani n jualan obat, pupuk, bibit pertanian, klo banyak petani melek informasi- sy yakin petani makmur- indonesia jaya-lanjutkan….!

  32. Dari hasil dan ketahanan terhadap hama di lapangan bagusan mana antara Inpari 18,Inpari 19 dan Inpari 20 dan Inpari 21 si denuk

  33. assalamualaykum,,,
    nama saya Firlana mahasiswa FP Universitas Sumatera utara saat ini saya sedang melakukan penelitian padi dengan varietas dendang, apakah masih tersedia benihnya pak untuk saya beli? segera contac saya 087749022224

  34. bapak2 skalian.saya hanif dari kediri jawa timur.
    saya sudah menanam inpari 13 d mt2 thn kmarin dan hasilnya mengecewakan karena randemen masih kalah dengan ciherang,bramo.untuk kedepanya saya tidak mau lgi menanam padi tersebut

  35. Varietas benih 48 di sulsel dmn penangkarannya gan ?

  36. Varietas benih padi 48 kalalu di sulsel dmn pnangkarannya gan ?

  37. Pak mohon di infokan tempat beli Bibit Padi Bestari dan Mira 1 skala kecil

  38. saya perlu bibit inpara 2 sebanyak 30 ton,,,jika ada hub:085245357689,,,Pak zainal palangkaraya

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 89 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: