• Spam Diblokir

Kapan Sadar Data?


Sampai dengan saat ini image masyarakat kita terutama di wilayah pedesaan menganggap bahwa suatu pendataan selalu berkaitan dengan hal-hal yang bersifat bantuan. Image yang salah ini sepertinya telah terpatri di dalam otak mereka. Memang mereka tidak bisa dipersalahkan seratus persen, kenapa? Yaa, karena seringkali para aparat desa (sebagai penunjuk jalan) menyampaikan demikian dalam upaya mempercepat atau mempermudah petugas untuk menggali data. Lebih repot lagi jika petugas tidak dapat menjelaskan maksud dan tujuan dari sebuah survei/pendataan tentunya dengan bahasa yang mudah dimengerti oleh masyarakat kita yang sebagian besar masih berpendidikan rendah. Di sisi yang lain, hal ini dipandang sebagai keuntungan karena masyarakat di daerah pedesaan masih welcome dan cukup responsif terhadap petugas pendata meski inti dari tujuan pendataan itu sendiri mereka tidak mengerti.
Hal yang bertolak belakang justru terjadi di masyarakat perkotaan terlebih di kota metropolitan. Selaras dengan kehidupan yang cenderung mengedepankan rasa ego yang tinggi, masyarakat di wilayah perkotaan besar lebih cuek terhadap apa yang namanya pendataan. Hal-hal yang secara langsung tidak menguntungkan materi mereka tanggapi dengan cuek bebek. Ironi memang, dengan tingkat intelektualitas yang tinggi ternyata data minded-nya lebih rendah ketimbang masyarakat pedesaan yang begitu sederhana dalam ekonomi dan rendah dalam tingkat pendidikan.
Itulah segelintir liku-liku di dunia data. Ternyata menggali data tidaklah mudah, dan DATA itu memang MAHAL.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: