• Spam Diblokir

Klasifikasi Lapangan Usaha (edisi-038)


2012 INDUSTRI PUPUK DAN BAHAN SENYAWA NITROGEN
Subgolongan ini mencakup :

  • Industri pupuk, seperti nitrogen murni atau kompleks, pupuk fosfat atau potasium dan urea, fosfat alami kasar dan garam potasium alami kasar
  • Industri produk yang terkait dengan nitrogen, seperti asam nitrit dan sulfonitrit, amonia, amonium klorida, amonium karbonat, potasium nitrit dan nitrat

Subgolongan ini juga mencakup :

  • Industri tanah media tanam dengan tanah gemuk/gambut sebagai unsur pokok
  • Industri tanah media tanam campuran dari tanah alami, pasir, tanah liat dan mineral.


Subgolongan ini tidak mencakup :

  • Pengambilan pupuk dari kotoran burung atau kelelawar (guano), lihat 0891
  • Industri produk agrokimia, seperti pestisida, lihat 2021
  • Pengoperasian tempat pembuangan sampah kompos, lihat 3821

20121 INDUSTRI PUPUK ALAM/NON SINTETIS HARA MAKRO PRIMER

    Kelompok ini mencakup usaha pembuatan pupuk hara makro primer jenis pupuk alam seperti pupuk fosfat alam (pupuk alam anorganik).

20122 INDUSTRI PUPUK BUATAN TUNGGAL HARA MAKRO PRIMER

    Kelompok ini mencakup usaha pembuatan pupuk hara makro primer jenis pupuk buatan tunggal seperti urea, ZA, TSP, DSP dan Kalsium Sulfat. Termasuk juga pembuatan gas CO2, asam sulfat, amoniak, asam fosfat, asam nitrat dan lain-lain yang berkaitan dengan pembuatan pupuk dan tidak dapat dilaporkan secara terpisah.

20123 INDUSTRI PUPUK BUATAN MAJEMUK HARA MAKRO PRIMER

    Kelompok ini mencakup usaha pembuatan pupuk yang mengandung minimal 2 unsur hara makro primer melalui proses reaksi kimia seperti Mono Amonium Fosfat (pupuk buatan majemuk nitrogen fosfat), Kalium Amonium Khlorida (pupuk buatan majemuk nitrogen kalium), Kalium Metafosfat (pupuk buatan majemuk fosfat kalium) dan Amonium Kalium Fosfat (pupuk buatan majemuk nitrogen fosfat kalium). Total kandungan unsur hara makro primer minimal 10 persen sampai dengan 30 persen.

20124 INDUSTRI PUPUK BUATAN CAMPURAN HARA MAKRO PRIMER

    Kelompok ini mencakup usaha pembuatan pupuk yang mengandung minimal 2 unsur hara makro primer melalui pencampuran pupuk secara fisik tanpa merubah sifat kimia dan sifat pupuk aslinya. Total kandungan unsur hara makro primer minimal 10 persen.

20125 INDUSTRI PUPUK HARA MAKRO SEKUNDER

    Kelompok ini mencakup usaha pembuatan pupuk yang mengandung unsur hara makro sekunder jenis Ca, Mg, dan S seperti Kiserit (Mg, S), Oksida Magnio (Mg).

20126 INDUSTRI PUPUK HARA MIKRO

    Kelompok ini mencakup usaha pembuatan pupuk yang mengandung unsur hara mikro seperti Seng, Besi, Tembaga, Mangan, Boron dan Molybdenum.

20127 INDUSTRI PUPUK PELENGKAP

    Kelompok ini mencakup usaha pembuatan pupuk yang mengandung mikro organisme atau formula pupuk yang berasal dari hasil samping industri yang mempunyai kandungan hara mikro sebagai komponen utama serta mengandung total unsur hara makro primer dalam jumlah rendah sampai sedang (kurang dari 30 persen).

20129 INDUSTRI PUPUK LAINNYA

    Kelompok ini mencakup usaha pembuatan pupuk yang belum termasuk dalam kelompok manapun

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: